PADANG PARIAMAN, Warta Persada, com,Kini giliran Guru SD yang menjadi bahan pembicaraan di kalangan Dunia Pendidikan,

Sejumlah guru dan personil Sekolah Dasar 34 Lubuk Alung dan Ketua Komite beserta wali murid, mengajukan surat penolakan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Pariaman, atas keberadaan Kepala Sekolah yang dianggap telah berprilaku aneh, baik terhadap guru, staf dan pengurus komite dan masyarakat di lingkungan sekolah.

Ketua Komite Subari Rahmat S.E ketika diwawancarai lewat telpon Selasa (18/02/2025), mengaku sudah lama dan sering diberitahukan oleh para guru di sekolah tersebut. 

"Dan juga wali murid serta masyarakat di lingkungan sekolah, tentang perkataan dan kebijakan yang dilakukan oleh kepala sekolah yang dinilai tidak pantas di emban oleh seorang Kepala Sekolah," kata Subari.

Tidak tanggung-tanggung, semua guru berikut staf yang ada di sekolah tersebut dan komite ikut bertanda tangan pada surat pernyataan sikap tertanggal 18 Januari 2025 yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Padang Pariaman. 

Adapun bentuk penolakan mereka yang di tuangkan pada surat tersebut diantaranya adalah : 

1. Tidak dapat bekerjasama dengan baik dengan lingkungan sekolah dan terkesan angkuh terhadap guru dan masyarakat sekitar.

2. Sikap kepala sekolah yang egois terhadap tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

3. Sering mengadu domba guru dengan guru dan guru dengan siswa.

4. Selalu mempermalukan guru di depan orang banyak.

5. Tidak bisa mengendalikan emosi dan sering mengeluarkan kata-kata kotor kepada lawan bicaranya.

6. Tidak memberikan motivasi, dan tidak mau mengeluarkan dana sekolah untuk kegiatan sekolah. 

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar Kabupaten Padang Pariaman Zulkifli saat ditemui di ruangannya Senin (18/02/2025) ketika ditanyakan persoalan ini mengatakan, surat ini sudah disampaikan kepada Kadis, dan sekarang tengah dalam pembinaan.

"Dan percayalah, kami dari Dinas Pendidikan memiliki tujuan yang sama agar semua sekolah di daerah ini lebih baik dan meningkat kualitasnya," tegas Zulkifli.

Harapan masyarakat tentu karena proses pembangunan pada setiap daerah dimulai dari peningkatan pembangunan manusianya, dan salah satunya adalah keberhasilan kita ditandai melalui keberhasilan mendidik anak-anak mulai dari usia dasar atau pendidikan dasar ini. Semoga kisruh yang terjadi di Sekolah Dasar 34 ini cepat berakhir. (nd/RA red)
 
Top